0
Dari Perkembangan Sejarahnya dikenal dua sistem ekonomi, yaitu :
•    Sistem ekonomi pasar
•    Sistem ekonomi perencanaan

1.    Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional adalah suatu sistem ekonomi yang masih menggunakan faktor-faktor produksi dengan pola tradisi atau adat kebiasaan yang tergantng pada faktor alam.
Ciri-Ciri Sistem
•    Belum ada pembagian kerja.
•    Tukar menukar dengan sistem barter.
•    Hasil produksi dan sistem distribusi (barang/jasa) yang dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan sendiri.
•    Kehidupan masyarakat yang bersifat kekeluargaan diatur secara bersama-sama.
•    Alam merupakan sumber kemakmuran.

2.    Sistem Ekonomi Pasar
Sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi pasar (sistem ekonomi kapitalis) adalah suatu sistem ekonomi yang sebagian besar barang-barang capital, baik yang buatan manusia maupun buatan alam dimiliki oleh swasta.
Ciri-ciri Sistem
•    Setiap manusia baik sebagai produsen maupun konsumen dianggap sebagai homo ekonomikus.
•    Pengakuan adanya hak milik pribadi.
•    Pengakuan terhadap kebebasan dan hak-hak asasi manusia secara formal
•    Kedaulatan konsumen dan kebebasan konsumen.
•    Sistem pasar dan persaingan bebas.
•    Motif mencari laba terpusat pada kepentingan sendiri.
•    Peranan terbatas bagi pihak pemerintah.

3.    Sistem Ekonomi Terpusat (Komando)
Sistem ekonomi terpusat (komando) adalah Suatu sistem ekonomi yang seluruh kebijakan perekonomian diatur dan ditentukan oleh pemerintah pusat.
Ciri-ciri Sistem
•    Semua alat dan sumber produksi adalah milik Negara dan hak milik perorangan tidak ada. Setiap orang hanya sebagai pelaksana.
•    Kebijaksaan perekonomian diatur oleh pemerintah pusat, yaitu pelaksanaan perencanaan ekonomi yang dipimpin oleh Negara seperti merencanakan, mengorganisasikan, pelaksanaan, dan pengawasannya.
•    Produksi ditunjukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang paling mendesak.
4.    Sistem ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran adalah Sistem ekonomi perpaduan dari sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi terpusat sehingga kelemahan-kelemahan yang ada pada kedua sistem ekonomi tersebut dapat teratasi.

5.    Sistem Ekonomi Indonesia
Sistem ekonomi Indonesia adalah Sistem ekonomi yang dianut Indonesia sebenarnya adalah termasuk sistem ekonomi campuran, yang berdasarkan falsafah dan ideology Negara, yaitu Pancasila.
Ciri-ciri sistem
•    Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan.
•    Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
•    Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
•    Sumber-sumber kekayaan dan keuangan Negara digunakan dengan permufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat.
•    Warga Negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
•    Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatan siatifnya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
•    Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga Negara diperkembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.
•    Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara.

SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA
Sistem ekonomi Indonesia (Demokrasi Ekonomi) adalah sistem ekonomi yang dijalankan oleh Indonesia. Pada sistem ini produksi dikerjakan oleh semua, untuk semua, dan di bawah pengawasan pemerintah.

Post a Comment

 
Top